Rabu, 21 Oktober 2015

contoh artikel program latihan bulu tangkis


PROGRAM LATIHAN
BULU TANGKIS



Ditujukan kepada:
Bapak Moh. Hendrik Supriyanto, S.Pd

Nama           : Jauharatul Wardah
Kelas           : X-2
No. Absen   : 14 (Empat Belas)

SMA ASSA’ADAH SAMPURNAN BUNGAH GRESIK TAHUN PELAJARAN 2015-2016




1.     PENGERTIAN BULU TANGKIS
Bulu tangkis adalah cabang olahraga yang termasuk ke dalam kelompok olahraga permainan. Bulu tangkis dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan, di atas lapangan yang dibatasi dengan garis-garis dalam ukuran panjang dan lebar tertentu. Olahraga bulu tangkis dimainkan di atas lapangan yang di batasi dengan garis-garis dalam ukuran panjang dan lebar tertentu. Lapangan dibagi dua sama besar dan dipisahkan oleh net yang direnggangkan dikedua tiang net yang ditanam dipinggir lapangan. Bulu tangkis adalah suatu permainan yang menggunakan sebuah raket dan shuttlecock yang di pukul melewati sebuah net. Permainan dimulai dengan cara menyajikan bola atau service, yaitu memukul bola dari petak service kanan ke petak servis kanan lawan, sehingga jalan bola menyilang.

2.     ISI
2.1.         Peraturan Permainan Bulu Tangkis
Peraturan permainan bulutangkis ditetapkan oleh WBF (World Badminton Federation). Beberapa peraturan tersebut adalah:

2.1.1     Ukuran Lapangan
a.      Garis di dalam lapangan ditandai dengan warna putih, hitam, atau warna lainnya yang terlihat jelas, dengan tebal garis 3,8 cm (1½ inci). Dalam menandai lapangan, lebar dari garis tengah lapangan harus dibagi dua, sama antara bidang servis kanan dan kiri. Ketebalan garis servis pendek dan garis servis panajang (masing-masing 3,8 cm atau (1½ inci) harus berada di dalam ukuran 13” atau sama dengan 3,96 m yang dicantumkan sebagai panjang lapangan servis, dan ketebalan dari semua garis batasnya (masing-masing 3,8 cm atau 1½ inci) harus berada dalam batas ukuran yang telah ditentukan.
b.     Jika ruang yang tersedia tidak memungkinkan pemberian tanda batas lapangan untuk permainan ganda, dapat dibuat tanda-tanda hanya untuk permainan tunggal. Garis batas belakang juga menjadi garis servis panjang, dan tiang-tiang atau garis batas pada jaring akan ditempatkan pada garis samping lapangan.

2.1.2     Tiang
        Tinggi kedua tiang adalah 155 cm (5 kaki 1 inci) dari lantai. Tiang harus kuat, agar jaring tegang dan lurus dan ditempatkan pada garis batas samping lapangan.

2.1.3     Jaring
Jaring harus dibuat dari tali halus yang dimasak dan dijala dengan jaring 1,6-2,0cm Jaring harus terentang 76 cm. Ujung atas jaring harus berada 152 cm (5 kaki) dari lantai pada pertengahan lapangan dan 155 cm dari lantai pada tiang-tiangnya. Jaring harus mempunyai tepi dari pita putih selebar 3,8 cm, serta bagian tengah pita tersebut didukung oleh kawat atau tali, yang ditarik dan ditegangkan dari ujung-ujung tiang.
2.1.4     Kok atau Shuttlecock
        Sebuah shuttlecock harus memiliki berat 4,8-5,6 gram dan mempunyai 14-16 helai bulu yang dilekatkan pada kepala dari gabus yang berdiameter 2,5-2,9 cm. Panjang bulu dari ujung bawah sampai ujung yang menempel pada dasar gabus kepalanya adalah 6,2–6,9 cm. Bulu-bulu ini menyebar menjauhi gabus dan berdiameter 5,5-6,3 cm pada ujung bawahnya, serta diikat dengan benang atau bahan lain cocok sehingga kuat.

2.1.5     Pemain
        Permainan harus dimainkan oleh masing-masing satu permainan disatu sisi lapangan (pada permainan tunggal) atau masing-masing dua pemain disatu sisi (pada permainan ganda). Sisi lapangan tempat tim yang mendapat giliran melakukan servis dinamakan sisi dalam (inside), sedangkan sisi yang timnya menerima servis dinamakan sisi luar (outside).

2.1.6     Pengundian
        Sebelum pertandingan dimulai, wasit memanggil kedua tim/pemain yang berlawanan untuk mengundi pihak yang berhak melakukan servis pertama dan memilih sisi lapangan bagi timnya untuk memulai permainan.

2.1.7     Penilaian
Ada beberapa macam penilaian:
a.      Jumlah nilai permainan ganda atau tunggal putra, terdiri atas 15 angka. Misalnya, dalam pertandingan dengan nilai 15, bila kedua belah pihak telah mencapai angka 14 sama. Pihak yang pertama kali memperoleh angka 14 dapat menambahkan nilai akhir dengan 3 angka (dikenal dengan sebutan setting game). Jika pertandingan telah ditetapkan, maka nilai awal yang ditentukan dinamakan “love-all”. Pihak pertama yang mencapai angka 3 dinyatakan sebagai pemenang.

b.     Jumlah skor pada pertandingan tunggal putri adalah 11 angka. Jika telah dicapai angka 10-10, maka pihak yang lebih dahulu mencapai angka 10 berhak menambah nilai tambahan akhir dengan 3 angka. Pihak yang pertama mencapai 3 angka dinyatakan sebagai pemenang.

c.      Kedua pihak yang bertanding akan memainkan tiga sel pertandingan untuk menentukan pemenang. Pemain yang mampu memenangkan lebih dahulu 2 sel pertandingan akan dinyatakan sebagai pemenang. Pemain akan bertukar tempat pada setiap akhir suatu game. Pada game ketiga, pemain juga akan berpindah lapangan ketika nilai akhir mencapai:

1)     Skor 8 pada pertandingan dengan 15 angka
2)     Skor 6 pada pertandingan dengan 11 angka
3)     Skor 11 pada sistem reli poin 21 angka.

2.1.8     Pertandingan Ganda
Beberapa peraturan dalam pertandingan ganda adalah sebagai berikut:
a.      Telah ditetapkan pihak mana yang akan melakukan servis pertama pemain di bidang servis kanan memulai pukulan servis ke arah lawan yang berdiri secara diagonal dihadapannya.
b.     Pukulan servis pertama yang dilakukan pihak berada di sisi dalam lapangan selalu dilakukan dari bidang servis kanan
c.      Hanya pemain yang menjadi “sasaran” servis saja yang boleh menerima servis. Jika shuttlecock tersentuh atau dipukul oleh pemain pasangannya, pihak yang berada disisi dalam mendapat angka.
d.     Hanya satu pemain pada pihak yang melakukan servis permulaan atau pertama dari suatu pertandingan yang dapat melakukan pukulan servis tersebut.
e.      Jika seorang pemain melakukan servis yang tidak pada gilirannya atau dari sisi lapangan yang salah, dan pihak yang melakukan servis yang memenangkan reli tersebut, maka akan terjadi let kembali yang harus diajukan sebelum pukulan servis berikut dilakukan.

2.1.9     Pertandingan Ganda
a.        Dalam pertandingan tunggal, peraturan 8a dan 8e berlaku pada pertandingan tunggal. Tambahan peraturan untuk pertandingan tunggal adalah sebagai berikut:
b.       Permainan akan melakukan servis dari atau menerima servis dari bidang servis kanan hanya bila nilai pelaku servis adalah 0 atau angka genap prtandingan. Servis dilakukan dan diterima dari bidang servis kiri bila nilai pelaku servis merupakan angka ganjil.
c.        Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang servis tempat masing-masing pemain itu berdiri setiap kali sebuah angka dibuat.




2.1.10  Kesalahan
Kesalahan yang dilakukan pemain yang berada pada sisi dalam lapangan akan menggagalkan servis yang dilakukannya. Jika kesalahan dilakukan oleh pemain yang berada di sisi luar (sisi lapangan yang menerima servis), maka satu angka diperoleh pihak yang berada di sisi dalam (sisi lapangan yang melakukan servis).
2.1.11  Kontinuitas Permainan
Permainan harus berkelanjutan dari servis yang pertama hingga akhir pertandingan, ketika tim menang diputuskan, kecuali:
a.      Pada internasional Badminton Championship dan Ladies Internasional Badminton Championship harus diizinkan suatu waktu istirahat (tidak lebih dari 5 menit) yakni antara pertandingan kedua dan ketiga.
b.     Di daerah yang kondisi cuacanya menyebabkan waktu istirahat dibutuhkan (maksimal 5 menit), yakni antara pertandingan kedua dan ketiga, baik untuk tunggal, ganda atau keduanya.
c.      Karena keadaan yang tak terhindarkan oleh pemain, wasit dapat menunda permainan hingga waktu yang menurut pertimbangannya dibutuhkan.

3.     CARA
3.1.    Teknik Dasar Bermain Bulu Tangkis
Dalam bermain bulutangkis, kita memerlukan teknik yang tepat agar permainan kita tidak buruk atau setidak bisa memukul kok lebih kuat karena menggunakan teknik yang tepat. Berikut adalah teknik dasar dalam bermain bulu tangkis:

3.2.    Cara Memegang Raket (Grip)
Ada 2 cara yang dapat kita gunakan untuk memegang raket secara benar, yaitu forehand grip dan backhand grip.
a.     Forehand Grip
Pegangan forehand (pegangan dasar) Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.



images+%2812%29
 












b.     Backhand Grip
Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehead.


backhand
 












Cara Latihan:
Sebelum praktek melakukan latihan pukulan, perlu dilakukan latihan untuk adaptasi menggerak-gerakkan pergelangan tangan dengan tetap memegang raket dengan benar.
1.     Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes, dan tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.
2.     Lakukan gerakan raket ke arah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga terasa betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan. Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.
Memukul bola (kok) ke tembok.


Sikap berdiri pada saat melakukan servis ada dua, yaitu :
1.     Servis forehand dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah pada daerah servis kira-kira setengah meter di belakang garis servis pendek. Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, sementara berat badan bertumpu pada kaki belakang. Pada saat kok dipukul, berat badan pindahkan ke depan.
2.     Servis backhand dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah pada daerah servis kira-kira setengah meter di belakang garis pendek. Kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang, berat badan berada di tengah dan pada saat servis dilakukan berat badan pindahkan ke depan.

Sikap berdiri pada saat menerima servis, baik forehand maupun backhand:
1.     Sikap berdiri untuk permainan tunggaladalah berdiri pada daerah servis kira-kira di tengah-tengah daerah servis dan satu meter di belakang garis servis pendek.
2.     Sikap berdiri untuk permainan ganda adalah pemain lebih maju ke depan tetapi tidak melewati garis servis pendek. Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Berat badan berada di kaki depan dengan posisi labil (kedua kaki agak jinjit). Pada saat servis dilakukan berat badan dipindahkan ke arah datangnya kok, mungkin ke depan atau belakang tergantung pada jenis servis.

3.     Sikap berdiri pada saat rally
Sikap ini sangat bervariasi, tergantung pada posisi pemain, apakah ia melakukan serangan atau bertahan. Juga harus diperhatikan dari mana arah datangnya kok, apakah dari depan, belakang, di atas kepala, di samping atau di bawah. Sebagai patokan, sikap berdiri pemain tunggal dianjutkan untuk selalu berdiri di tengah-tengah lapangan dan kedua kaki tidak sejajar.
4.     Gerak Kaki (Foot Work)
Gerak kaki atau kerja kaki adalah gerakan langkah-langkah yang mengatur badan untuk menempatkan posisi badan agar memudahkan pemain dalam melakukan gerakan memukul kok sesuai dengan posisinya.

3.3.    Teknik pukulan
3.3.1      Pukulan Servis
Pukulan servis merupakan pukulan dengan raket untuk menerbangkan shuttlecock bidang lapangan lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis, yaitu:
3.3.1.1           Pukulan Servis Drive
Tujuan dari servis drive adalah memukul kok dengan cepat, mendatar, dan setipis mungkin melewati net. Sasarannya adalah sudut titik-titik perpotongan antara garis belakang dengan garis tengah lapangan.  Cara melakukan pukulan servis ini adalah dengan melemparkan kok agak jauh dari badan.  Lengan bergerak bebas dan leluasa dalam mengayunkan raket.
3.3.1.2           Pukulan Servis Panjang
Servis panjang bertujuan menerbangkan kok setinggi-tingginya sehingga jatuh ke garis belakang bidang lapangan lawan. Pada permainan tunggal, servis panjang dilakukan dengan memukul penuh kok.
3.3.1.3           Pukulan Servis Cambukan
Servis cambukan menerbangkan kok ke belakang. Hasil pukulan ini bisa membingungkan lawan sehingga kok jatuh tanpa disadari pihak lawan. Sasaran servis ini adalah sudut perpotongan garis tepi dengan garis belakang dan sudut perpotongan garis belakang dengan garis tengah. Servis ini caranya seperti servis biasa. Tetapi, pukulan mendadak dicambukkan saat raket menyentuh kok.

3.3.2      Pukulan Lob
Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a. Overhead lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang.
b. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang.
3.3.3      Pukulan Smash
Smash adalah suatu jenis pukulan yang dilakukan dengan tenaga keras dan umumnya ditujukan untuk meraih skor yang mengarah kebawah lapangan lawan pada olahraga bulutangkis, tenis, dan voli.
A. Berikut adalah saran untuk melakukan smash pada permainan bulutangkis:
1.     Jangan gunakan tenaga yang banyak dulu, konsentrasikan pemakaian tenaga pergelangan tangan.
2.     Percepat gerakan memukul kok dengan memakai tenaga dari pergelangan tangan.
3.     Pembangkitan tenaga saat melakukan smash harus cepat/seketika dan fokuskan perpindahan tenaga dari kepala raket ke kok.
4.     Jangan pergunakan tenaga yang banyak sebelum tekniknya benar.

B. Posisi pegangan raket (grip) saat melakukan smash:
1.     Pegangan (grip) mesti relax dulu sebab dengan begitu kita baru bisa memakai tenaga pergelangan tangan secara keras kebawah.
2.     Pakailah pegangan grip yang sesuai dengan style masing-masing pemain, misalnya bahan yang terbuat dari kain atau karet atau sejenisnya.
3.     Jangan pegang ujung raket terlalu keras sebab saat smash gerakan akan menjadi kaku.
4.     Sebelum smash pegangan grip mesti relax, per-erat jari-jari tangan hanya pada saat pemukulan kok saja.
5.     Posisi badan, kaki, tangan, dan timing harus juga diperhitungkan.

C. Beberapa tips untuk melakukan smash yang kuat:
1.                   Kok harus tinggi dan juga berada didepan badan sipemain.
2.                   Pada saat memukul kok, pergelangan tangan memukul dengan cepat kearah bawah dan ke arah dalam, kepala raket mengenai kok langsung pada posisi tegak lurus terhadap kok.
3.                   Saat memukul kok, kita harus mempercepat pergelangan tangan dan pemakaian tenaga mesti fokus, jari-jari memegang grip dengan cukup ketat untuk menambah ledakan dan mempercepat laju kepala raket.








4.     MANFAAT
Bulutangkis memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut ini manfaatnya:
1.     Sebagai Obat Panjang Umur
Penelitian terbaru menemukan bahwa dengan bermain bulutangkis setiap harinya minimal 30 menit akan membuat anda terhindar dari resiko kematian  sekitar 23% dan mampu memanjangkan umur anda minimal 2 tahun ke depan.
2.     Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Dengan gerakan yang cepat dan lincah, bulu tangkis mampu mengurangi koleseterol berlebhian dalam tubuh dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Sehingga akan terhindar dari berbagai penyakit seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.
3.     Sebagai Obat Hipertensi
Bagi anda penderita hipertensi atau darah tinggi, maka dengan rutin bermain bulutangkis akan mampu menurunkan tekanan darah dan membuat denyut nadi menjadi lebih stabil.
4.     Perlindungan Dari Penyakit Jantung
Dengan rajin bermain bulutangkis akan membuat otot jantung semakin kuat dan terhindar dari penyumbatan  pada pembuluh darah.
5.     Mengurangi Berat Badan
Melakukan olahraga bulutangkis agar lemak jahat dapat menjadi otot dan berat badan pun menurun.  
6.     Mencegah Osteoporosis
Osteoporosis dapat dicegah dengan cara bermain bulutangkis secara rutin, karena olahraga ini cocok dimainkan oleh pria maupun wanita. Serta akan memicu aktivasi sel–sel pembentuk tulang dan membuat kepadatan tulang semakin baik.
7.     Melatih Kekuatan Kaki
Gerakan belari ke kiri kekanan, ke depan ke belakang, dan melompat ternyata sangat ampuh dalam membentuk kekuatan kaki.

5.     PENCEGAHAN CIDERA
Mencegah cidera dapat dilakukan dengan cara berikut:
1.        Pemanasan (Warming up)
Melakukan pemanasan secukupnya sebelum memulai permainan bulutangkis karena dengan melakukan pemanasan otot-otok tubuh kita akan lebih siap melakukan aktifitas lanjut yang lebih berat. Lakukan pemanasan minimal 15 Menit, otot Anda akan lebih siap.
2.        Sepatu Bulutangkis (Wear)
Kenakan sepatu bulutangkis yang memiliki permukaan tapak dengan bahan karet karena akan lebih kuat menempel di lapangan. Jangan mengenakan sepatu jogging biasanya dari bahan karbon sintetik untuk bulutangkis karena bisa membuat Anda terpeleset. Pakailah sepatu sesuai ukuran kaki Anda, terlalu sempit menyebabkan tumit atau jari kaki sakit, terlalu longgar tidak bisa menyebabkan keseleo atau cidera.

3.        Kondisi Lapangan Bulutangkis (Course Condition)
Lapangan bulu tangkis bisa terbuat dari kayu, karpet, semen. jika dari kayu dan karpet biasanya air atau keringat bisa membuat Anda terpeleset, jika dari semen biasanya pasir atau kerikil. Jaga kebersihan lapangan, yakinkan lapangan Anda bebas dari air, keringat dan pasir.
4.        Gerakan tubuh
Bulutangkis membutuhkan irama gerakan tubuh dengan kecepatan yang tinggi apalagi Anda mengejar shuttlecock yang dropshot, lalu rely dan saling brgantian. sedikit kesalahan gerakan anggota tubuh bisa menyebabkan cidera terutama pinggang, lutut, dan paha. Jadi gerakan harus santai dan pemanasan juga sangat membantu.
5.        Permainan Ganda. Hati-hati dengan raket teman Anda
Permainan ganda dalam bulutangkis bisa menyebabkan cidera karena kena pukulan raket dari teman satu tim. Bagi pemain profesional ini kemungkinan kecil sekali terjadi, tapi bagi yang amatir dan belum berpasangan sebelumnya hati-hati. Masih ada teman di lapangan. Baca gerakan teman Anda, beri aba-aba untuk memberitahu teman Anda bahwa Anda yang akan membalikan shuttlecock.
6.        Peregangan (Streching)
Peregangan ini sangat penting seusai bermain bulutangkis. Selesai bermain regangkan kaki Anda, duduk di lantai dengan posisi kaki lurus sejajar dengan lantai. Lemaskan otot terutama bagian kaki dengan memijat-mijat kecil bagian paha dan betis. Jangan duduk bersila atau menekuk kaki Anda karena bisa menghambat pembuluh darah setelah beraktifitas peredaran darah yang bergerak cepat. Jika salah posisi kadang bisa menyebabkan keram.

6.     ISTILAH DALAM PERMAINAN BULU TANGKIS
·        Alley: Areal tempat bermain di mana bola dapat diperhitungkan masuk atau keluar dalam berbagai kesempatan dalam setiap permainan.
·        Backhand: Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang tidak dominan.
·        Backhand grip: Cara memegang raket untuk memukul setiap pengembalian bola dari sisi yang tidak dominan.
·        Backswing: Bagian dari ayunan yang menggerakkan raket ke arah belakang sebagai persiapan untuk melakukan forward swing.
·        Base: Titik didekat bagian tengah lapangan yang harus menjadi target hampir dari semua pengembalian bola.
·        Baseline: Garis yang terdapat pada batas belakang lapangan.
·        Bird: Obyek yang dipukul dengan raket bulutangkis sebagai tanda bahwa rally dimulai. Sama juga dengan shuttle atau shuttlecock (bola).
·        Carry (pukulan lemparan): Pengembalian bola yang ditangkap dengan permukaan raket dan dilemparkan ke atas net.
·        Cross court: Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola menyilang melintasi lapangan.
·        Double Hit: Hal ini terjadi jika bola dipukul dua kali secara berurutan pada pukulan yang sama dan merupakan suatu kesalahan (fault) (pukulan ganda).
·        Doubles Service Court: Merupakan daerah tempat servis di mans servis ganda harus dilakukan.
·        Drive: Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola dalam lintasan yang relatif datar, paralel, tapi dipukul cukup tinggi untuk melewati net.
·        Drive Serve: Servis keras dan cepat yang melintasi net dengan lintasan mendatar dan biasanya diarahkan pada bahu lawan yang tidak dominan
·        Drop Shot: Pengembalian atau pukulan yang melintasi net dan jatuh ke arah lantai dipukul secara underhand atau overhead dari dekat net atau belakang lapangan.
·        Fault: Setiap pelanggaran peraturan.
·        Flick Serve or Flick Return: Servis atau pengembalian yang cepat dan datar yang dimulai dengan pergelangan tangan yang melambungkan bola tinggi ke atas jauh di luar jangkauan lawan ke bagian tepi lapangan lawan.
·        Follow-through: Lanjutan dari pukulan setelah raket mengontak bola
·        Forehand: Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang dominan.
·        Forehand grip: Cara anda memegang raket untuk mengembalikan bola dari sisi yang dominan.
·        Frontcourt: Kira-kira 11 kaki (3,35 meter) pertama dari lapangan pada kedua sisi net atau bagian tengah dari net. (lapangan bagian depan)
·        Game: Pertandingan yang memiliki sasaran sejumlah angka tertentu.
·        Hairpin drop shot: Bentuk dari pukulan drop yang dimainkan dari dekat net dimana bola bergerak naik pada satu sisi net dan bergerak turun pada sisi lainnya sehingga membentuk lintasan yang tajam. (pukulan drop tajam)
·        Hands down: Mengacu pada pasangan atau yang kehilangan kesempatan meservis. One hand down berarti pemain pertama kehilangan servis. Two hands berarti kedua pemain k ehilangan servis mengindikasikan pergantian bola (servis over).
·        Inning: Giliran perorangan atau regu untuk melakukan servis atau mengembalikan servis dari salah satu sisi lapangan. (babak)
·        IBF: International Badminton Federation merupakan badan pemerintahan untuk permainan dan pertandingan bulutangkis & seluruh dunia.
·        Let: Suatu bentuk campur tangan di mana angka terpaksa dimainkan kembali.
·        Love: Dalam penilaian, berarti kosong atau belum ada angka yang didapat.
·        Love-all: Kosong sama atau belum ada angka yang didapat.
·        Match: Pertandingan yang memiliki jumlah game tertentu.
·        match point: Angka yang memenangkan match.
·        Mixed Doubles: Permainan di mana pemain putra dan putri bermain berpasangan. (ganda campuran)
·        Net Shot: Setiap pengembalian di mana bola mengenai net dan jatuh ke bagian lapangan lawan.
·        Overhead: Setiap pukulan yang dilakukan pada angka di atas ketinggian kepala
·        Push Shot: Pengembalian pukulan yang didorong dg halus ke lapangan lawan.
·        Rally: Pertukaran bola melintasi net antara pemain yang berlawanan dalam memperebutkan setiap angka.
·        Ready Position: Posisi siap
·        Return: Pukulan untk mengembalikan bola melintasi net kmbali kearah lawan.
·        Service: Tindakan menempatkan bola dalam permainan pada awal angka.
·        Smash: Pengembalian atau pukulan overhead yang dipukul ke arah bawah menuju lapangan lawan dengan kecepatan dan kekuatan yang besar.
·        Stroke: Tindakan memukul bola dengan raket anda.

1 komentar:

  1. mantap gan artikenya, untuk melengkapi bisa berkunjung ke sini gan zonapelatih.net ... Program latihan badminton jangka pendek

    BalasHapus